Cara Memberi Tanda Kurung Otomatis Pada Footnote (Catatan Kaki) di Microsoft Office Word

  • Reading time:7 Menit
  • 53 View

Beberapa lembaga pendidikan memberikan aturan agar angka dalam footnote (catatan kaki) diberi tanda kurung ketika menulis sebuah karya ilmiah, sayangnya fitur untuk memberi tanda kurung pada footnote ini belum tersedia secara langsung di Microsoft Office, dengan demikian kita harus menggunakan sedikit trik untuk melakukan ini, dalam kesempatan kali saya ingin berbagai cara memberi tanda kurung pada footnote (catatan kaki) di Microsoft Office Word secara otomatis.

Ada setidaknya 2 cara untuk memberi tanda kurung pada angka footnote secara otomatis di Microsoft Office Word:

  1. Dengan menggunakan fitur AutoCorrect
  2. Dengan menggunakan fitur Find and Replace

Langsung saja kita bahas cara tersebut satu-persatu.

Metode Pertama: Memberi Tanda Kurung pada Footnote dengan Memanfaatkan Fitur AutoCorrect

Metode ini efektif diterapkan pada dokumen kosong, artinya kita belum menulis apa pun dan baru akan memulai menulis. Jika dokumen sudah jadi dan kita ingin menambahkan tanda kurung pada footnote maka metode ini tidak disarankan untuk digunakan sebab berarti Anda harus mengedit footnote satu persatu.

Langkah-langkah menggunakan metode ini:

  1. Tulis sesuatu dan masukkan footnote, memasukkan footnote bisa melalui tab References > Insert Footnote atau melalui shortcut Ctrl+Alt+F
  2. Beri tanda kurung pada angka footnote sehingga menjadi (1)
  3. Ubah tanda kurungnya menjadi superscript, ini bisa dilakukan dengan memblok (1), selanjutnya dari tab home klik pada icon X2 yang ada di pengaturan font, atau bisa dengan menggunakan shortcut Ctrl+Shift++ sehingga menjadi (1) (lihat gambar)

    Menambahkan Tanda Kurung pada Footnote
    Anda bisa klik X2 untuk membuat superscript atau bisa menggunakan shortcut Ctrl+Shift++ seperti pada gambar di atas.
  4. Ulangi langkah nomor 2 dan nomor 3 pada angka footnote yang ada di bawah (footer).
  5. Blok angka footnote dan kurungnya (1) (biarkan dalam kondisi diblok) setelah itu buka menu File > Options > Proofing > AutoCorrect Options
  6. Di sana Anda akan melihat angka footnote yang sudah diberi kurung pada kolom With, yang perlu Anda lakukan hanya menambahkan pintasan atau rumus tertentu pada kolom Replace yang akan secara otomatis diganti dengan angka footnote berkurung, Anda bisa menggunakan pintasan seperti =F atau yang lainnya, Anda bisa menggunakan angka, huruf atau simbol sesuai selera Anda, jika Anda menggunakan =F artinya setiap kali Anda mengetik =F akan terganti dengan angka footnote berkurung secara otomatis, silakan Anda tentukan rumus sesuai selera Anda. Lalu klik pada tombol Add (Note: Huruf besar dan kecil di sini berpengaruh)

    Menambahkan kurung pada Footnote
    Ingat bahwa huruf besar dan kecil di sini berpengaruh, jika Anda membuat pintasan/shortcut dengan huruf besar maka gunakan huruf besar saat ingin menyisipkan footnote, jika tidak maka tidak akan berfungsi. Anda bisa mengganti pintasan dengan huruf saja, atau angka saja, atau gabungan huruf dan angka, atau gabungan huruf dan simbol, sesuai selera Anda.
  7. Coba ketik pintasan yang sudah Anda buat tadi (misalnya =F) lalu tekan spasi, Anda akan mendapati pintasan tadi berganti dengan angka footnote berkurung secara otomatis. (Ingat, jika tadi Anda menggunakan huruf besar maka ketik huruf besar, jika menggunakan huruf kecil maka ketik huruf kecil)

Kelemahan metode ini:

  • Setiap kali Anda ingin memasukkan footnote maka Anda harus menggunakan rumus atau shortcut/pintasan yang sudah Anda buat, jika Anda menggunakan shortcut/pintasan Ctrl+Alt+F atau memasukkan footnote dari tab References maka angka footnote tidak akan otomatis berkurung.
  • Cursor tidak otomatis pindah ke angka footnote di bagian footer, Anda harus memindahkan secara manual untuk mengisi footnote.
  • Tidak efektif untuk diterapkan pada dokumen yang sudah jadi dan hanya efektif diterapkan pada dokumen kosong yang baru akan dibuat.

Note:

Jika dokumen yang Anda buat adalah dokumen berbahasa Arab atau dokumen dengan bahasa apa saja yang menggunakan orientasi teks RTL (Right to Left) atau kanan ke kiri maka:

  • Anda harus mengarahkan teks dari kanan ke kiri (RTL) ketika melakukan langkah nomor 1 dan mengganti keyboard dengan bahasa Arab (ingat! Kanan ke Kiri, bukan rata kanan)
  • Ketika menulis kurung pada langkah nomor 3, pastikan layout keyboard Anda adalah bahasa Arab.
  • Sebelum menerapkan langkah nomor 4 ganti orientasi teks menjadi kanan ke kiri (RTL), sehingga footnotenya berada di kanan.
  • Pada langkah nomor 6 pastikan ketika membuat pintasan layout keyboard Anda adalah bahasa Arab, dan pastikan bahwa Anda membuat pintasan dengan huruf Arab seperti atau yang lainnya, dan jangan menggunakan huruf latin.

Metode Kedua: Memberi Tanda Kurung Pada Footnote dengan Menggunakan Fitur Find and Replace

Metode ini tergolong sangat mudah dan efektif diterapkan pada dokumen yang sudah final, artinya dokumen sudah jadi dan Anda tidak akan menambahkan footnote lagi; sebab jika Anda menambahkan footnote lagi lalu ingin memberi kurung pada footnote yang baru menggunakan metode ini, maka Anda akan melihat footnote yang sebelumnya sudah diberi kurung akan memiliki 2 tanda kurung, jika Anda melakukannya 3 kali maka Anda akan melihat footnote akan memiliki 3 tanda kurung. Semakin banyak Anda mengulangi cara ini maka akan semakin banyak tanda kurung pada footnote.

Langkah-langkah menggunakan metode ini:

  1. Mengakses menu Replace dari tab Home, atau Anda bisa menggunakan shortcut Ctrl+H
  2. Pada kolom Find what silakan ketik ^f tanpa spasi
  3. Pada kolom Replace with silakan ketik (^&) tanpa spasi
  4. Klik pada tombol Replace All, dan tara… sekarang semua angka footnote Anda sudah berkurung. Silakan lihat gambar agar lebih jelas.

    Tambahkan kurung pada footnote secara otomatis satu kali klik
    Untuk menggunakan fitur Find and Replace silakan klik menu Replace (lihat panah hijau) atau bisa menggunakan shortcut Ctrl+H, dan isi kolom seperti yang ada di gambar, lalu klik Replace All.

Kelemahan metode ini:

  • Jika Anda sudah menerapkan ini kemudian Anda menambahkan footnote baru maka footnote yang baru tidak otomatis berkurung, dan jika Anda mengulangi cara ini untuk menambahkan kurung pada angka footnote yang baru maka Anda akan mendapatkan footnote yang sebelumnya sudah diberi kurung memiliki 2 kurung.
  • Semakin banyak Anda mengulangi cara ini pada dokumen yang sama, maka semakin banyak kurung yang ada pada angka footnote.

Mengatasi kelemahan metode ini:

Meskipun metode ini memiliki kelemahan, tapi sebenarnya kelemahannya sangat mudah diatasi. Cara mengatasi kelemahan metode ini adalah dengan metode Find and Replace juga. Caranya:

  1. Mengakses menu Replace dari tab Home, atau Anda bisa menggunakan shortcut Ctrl+H
  2. Pada kolom Find what silakan tuliskan (( jika footnote Anda memiliki 2 tanda kurung, intinya tuliskan tanda kurung sebanyak kurung yang ada pada footnote Anda sekarang, jika ada 4 maka tuliskan 4 buka kurung dan seterusnya.
  3. Pada kolom Replace with silakan ketik satu buka kurung (
  4. Klik pada tombol Replace All
  5. Ulangi langkah nomor 2 tapi diganti dengan tutup kurung )), jumlah kurung sesuai jumlah yang ada pada footnote Anda sekarang.
  6. Ulangi langkah nomor 3 dengan mengetik satu tutup kurung )
  7. Ulangi langkah nomor 4 Replace All. Dan selesai.

Note:

  • Ketika Anda hendak mengganti kurung yang double menggunakan cara di atas, harap pastikan bahwa Anda tidak memiliki kurung double yang memang Anda inginkan double, sebab jika ada maka kurung tersebut pun akan ikut terganti menjadi 1 kurung.
  • Anda tidak dapat mengganti buka kurung dan tutup kurung sekaligus. Anda harus melakukannya bergantian, buka kurung dulu diganti setelah mengklik Replace All silakan lanjutkan dengan tutup kurung, atau sebaliknya tutup kurung dulu diganti setelah mengklik Replace All silakan lanjutkan dengan buka kurung.

Kesimpulan:

  • Ada setidaknya dua metode untuk menambahkan tanda kurung pada angka footnote di Microsoft Office Word secara otomatis
    • Menggunakan fitur AutoCorrect: Efektif untuk dokumen yang masih kosong dan baru akan dibuat.
    • Menggunakan fitur Find and Replace: Efektif untuk dokumen yang sudah jadi dan sudah final.
  • Metode Find and Replace lebih saya sukai karena jauh lebih mudah dan bisa diterapkan untuk semua bahasa tanpa ada perbedaan pada langkah-langkahnya
  • Ada beberapa metode lain seperti menggunakan Macro, sayangnya metode ini sering error jika diterapkan pada Microsoft Office Word versi baru.

Mohammad Ridwanullah

Founder www.zaad.my.id | Author | Web Developer | Alumni Darul Ihsan Sana Daja & Ma'had Al-Ittihad Al-Islami Camplong. Melanjutkan pendidikan S1 Fakultas Syariah di LIPIA Jakarta. Melanjutkan pendidikan S2 di Fakultas Syariah jurusan Fiqh dan Ushul Fiqh di LIPIA Jakarta.

Tinggalkan Balasan